Konjungsi Temporal (Artikel Lengkap)

Konjungsi temporal adalah kata sambung yang mengacu pada waktu. Konjungsi temporal menghubungkan dua peristiwa baik itu sederajat maupun tidak sederajat.
1. Definisi Konjungsi Temporal
Konjungsi temporal berasal dari dua kata yaitu konjungsi dan temporal.
  1. Arti kata konjungsi: (kata benda) kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.
  2. Arti kata temporal: (adjektiva) 1 berhubungan atau mengenai waktu; 2 berkenaan dengan waktu-waktu tertentu.

2. Jenis-Jenis Konjungsi Temporal
Konjungsi temporal dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu konjungsi temporal sederajat dan konjungsi temporal tidak sederajat.
2.1. Konjungsi Temporal Sederajat
Konjungsi temporal sederajat adalah konjungsi yang bersifat setara atau sederajat seperti kemudian, sebelumnya, sesudahnya, lalu, dan selanjutnya. Konjugsi temporal sederajat biasanya digunaka pada kalimat majemuk setara. Penempatannya tidak boleh di awal dan akhir kalimat, melainkan harus diapit dengan kata lain.
2.2. Konjungsi Temporal Tidak Sederajat
Konjungsi temporal tidak sederajat adalah konjungsi yang menghubungkan kalimat bertingkat atau tidak sederajat seperti sementara, bila, demi, sambil, sejak, apabila waktu, tatkala, ketika, sebelum, semenjak, dll. Konjungsi temporal tidak sederajat biasanya digunakan dalam kalimat majemuk. Penempatannya boleh di sembarang tempat baik itu awal, akhir, maupun di tengah kalimat.
3. Perbedaan Konjungsi Temporal Sederajat dengan Konjungsi Temporal Tidak Sederajat
Perbedaan utamanya adalah letak kata konjugasi temporalnya. Perbedaan antara konjungsi temporal sederajat dengan konjungsi temporal tidak sederajat dapat dilihat dalam bentuk tabel berikut:
Dilihat Dari
Konjungsi Temporal Sederajat
Konjungsi Temporal Tidak Sederajat
Kata Lalu, kemudian, sesudahnya, selanjutnya, sebelumnya Demi, hingga, sambil, ketika, sebelum, bila, sejak, selama, semenjak, waktu, setelah, apabila, dll.
Letak Tengah kalimat Dimana saja

4. Contoh Konjungsi Temporal
Berikut adalah contoh konjungsi temporal, kata bercetak tebal adalah konjungsi temporal:
4.1. Contoh Konjungsi Temporal Sederajat
  1. Nita mengepel lantai, kemudian ia merapikan tempat tidur.
  2. Dewi mengerjakan PR matematika, selanjutnya ia mengerjakan PR fisika.
  3. Bayu akan pergi ke perpustakaan sesudahnya ia akan pergi ke sekolah.
4.2. Contoh Konjugasi Temporal Tidak Sederajat
  1. Dani jogging sambil mendengarkan musik.
  2. Demi mendapatkan uang jajan lebih, Wahyu membersihkan seluruh halaman rumahnya.
  3. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1945.

13 comments:

  1. ini referensi bukunya apa ya ? boleh bantu share

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk artikel ini saya ambil dari berbagai referensi. Mohon maaf karena saya menggunakan sangat banyak referensi jadi saya tidak sempat memasukannya disini.

      Delete
  2. Mau tanya, kalo kata "pada" termasuk konjungsi bukan?

    ReplyDelete
  3. "pada" masuknya ke preposisi waktu (kalo gk salah)

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. Maaf mau tanya. Cara Bedanya konjungsi temporal sama keterangan waktu gimana yah?

    ReplyDelete
  6. kalo seiring itu masuk ke konjungsi temporal ga kak? tolong dijawab ya ka

    ReplyDelete